Berlagaklah Tuli Terhadap Cacian dan Hinaan Orang Lain, Agar Kamu Tidak Mudah Setres dan Tetap Tenang
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Copy
Tetap tenang dan sabar saat ada yang mencaci, menghina, dan meremehkan hidup kita. Sesekali hiduplah seperti orang buta dan tuli, yang mana dia tidak pernah peduli dengan cacian atau hinaan orang lain.
Bagaimana orang buta dan orang tuli? dia tidak melihat pada mereka yang membenci, dan dia pula tidak mendengar pada yang mencaci sekaligus menghinanya, sehingga hatinya selalu bersih dan damai dengan kebaikan.
Belajarlah Dari Orang Tuli Apabila Dihina, Berlagaklah Seolah Kita Tak Mendengar Apa yang Dikatakan Mereka
instagram.com/hijab.keceh
Untuk itu, dimanapun kita berada, dan dalam keadaan seperti apapun, terlebih saat ada yang membenci kita, jangan gampang gusar untuk balik membencinya.
Dicaci, dihina, dan diremehkan, jangan masukkan semua kata-kata buru itu pada hati, anggap saja hanya sebuah kata tak bermakna. Belajarlah dari orang tuli apabila ada sebagian orang yang menghina, berlagaklah seolah kita tak mendengar apa yang mereka katakan.
Belajarlah Dari Orang Buta Apabila Dicaci, Berlagaklah Seolah Kita Tak Melihat Perlakuan Buruk Mereka
Dan belajarlah dari orang buta apabila dicaci, berlagaklah seolah kita tak melihat sedikitpun perlakuan buruk mereka kepada kita, agar sampai kapanpun kita tidak memiliki kebencian karena tidak terima.
Berlagaklah seolah kita tak melihat kedzaliman mereka, walau begitu sering mereka menggunkan lisannya untuk mendzalimi kita, karena bagaimanapun hal paling ampuh untuk menjaga hati adalah dengan mengabaikan perlakuan buruk mereka.
Sungguh Jika Telinga dan Mata Kita Tak Pernah Terisi Dengan Kebencian, Maka Sampai Kapanpun Hati Kita Akan Tenang
instagram.com/hijab.keceh
Ketahuilah, sungguh jika telinga dan mata kita selalu dapat kita kondisikan untuk tak pernah terisi dengan kebencian, maka sampai kapanpun hati kita akan merasa tenang.
Jika telinga dan mata kita kondisikan untuk abai kepada kedzaliman mereka, maka seburuk apapun perbuatan mereka akan tetap kita terima dengan ikhlas dan tanpa dendam sedikitpun.
Sungguh Jika Hati Kita Selalu Tenang, Maka Tak Peduli Sedzalim Apa Mereka, Tetap Saja Kita Akan Mampu Bersabar
instagram.com/hijab.keceh
Karena sungguh jika hati kita selalu saja tenang, tidak gegabah amarah atau membenci, maka tidak peduli sedzalim apa mereka kepada kita, tetap saja diri kita akan mudah untuk tetap bersabar.
Karenanya, Tutuplah Telinga dan Mata Kita Dari Para Pembenci, Tapi Hati Harus Tetap Kita Buka Untuk Memaafkan
instagram.com/hijab.keceh
Oleh karenanya, tutuplah telinga dan mata kita tatkala ada yang membenci kita, tatkala ada yang menghina, mencaci, dan meremehkan kita, tetapi hati harus tetap kita buka untuk memaafkan.
Hati kita harus tetap mampu kita kondisikan melihat dengan bijaksana, agar memaafkan selalu bisa kita lakukan tanpa ada rasa jenuh sedikitpun.
Tahukah kamu bahwa, bila ibadah shalatmu dilakukan dengan baik dan sesuai dengan keinginan Al-Qur’an dan sunnah, maka setiap doa yang selama ini kamu panjatkan kepada Allah dalam shalatmu akan membuat sulit Allah SWT untuk menolaknya. Setiap doa yang dimohonkan saat kamu sedang menjalankan shalat maka doa itu akan cepat dijawab oleh Allah SWT. Ketahuilah bahwa doa seseorang yang diucapkan saat berdiri dalam shalatnya, maka akan langsung dikabulkan oleh Allah. Ikhtiar dan Sabar, Itu adalah Kunci Agar Suatu Saat Nanti Hidupmu Akan Menjadi Bahagia Maka perhatikan dan perbaikilah seluruh ibadah shalatmu dengan benar. Niscaya apa yang kamu minta pasti akan secepatnya dikabulkan oleh-Nya. Jadi jika kamu sedang dilanda suatu persoalan dalam kehidupan, maka mintalah solusinya hanya kepada Allah. Teruslah kamu untuk berikhtiar dan bersabar, dan ketika kamu hendak menjalankan shalat maka memohonlah pada-Nya agar kamu mendapatkan jalan keluar yang baik. Ingatlah bahwa kasih sayang Allah kepada se...
Pasien Covid-19 yang sembuh terus bertambah setiap hari. Kabar baik ini menjadi harapan dan memberi rasa optimis bahwa pasien Covid-19 memang bisa sembuh. Untuk pertama kalinya terjadi di Indonesia pada Kamis (16/4), kasus pasien sembuh Covid-19 lebih tinggi dari kematian. Dalam sehari ada pertambahan 102 pasien sembuh. Dalam sehari ada pertambahan 102 pasien sembuh dari semua provinsi di Indonesia. Kasus pasien sembuh kini total mencapai 548 orang. “Pasien sembuh trus naik, dalam sehari ada 102 pasien sembuh,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Kamis (16/4). Sementara itu angka kematian bertambah 27 orang. Total kasus meninggal kini sebanyak 496 kematian. Angka itu membuat kasus pasien sembuh jauh lebih banyak dibanding kasus meninggal. “Ayo pastikan bahwa kita tak tertular dan tak menulari. Hargai dan bantu isolasi mandiri, jangan diskriminasi pasien Covid-19 dan yang sudah pulang. Tak boleh tolak jenazah Covid-19. Kekompakan mutlak seda...
Punya kakak perempuan itu adalah sebuah anugrah yang juga patut kita syukuri keberadaannya. Karena darinya kita bisa belajar banyak hal dan kakak perempuan itu juga bisa menjadi teman dan kadang bisa menggantikan peran ibu. Bukankah kakak perempuan itu hebat dan luar biasa? Dia punya tanggung jawab untuk hidupnya sendiri dan kadang harus bertanggung jawab untuk hidup adik-adiknya. Kakak Perempuan Juga Termasuk Anugrah, Kalau Ibu Tak Ada Dialah Yang Akan Menggantikan Peran Ibu Untuk Adik-Adiknya Punya kakak perempuan itu termasuk anugrah, bagaimana tidak padahal dia juga seorang anak sama seperti kita tapi kadang harus menggantikan peran ibu untuk adik-adiknya. Entah urusan menjaga kita atau mengurus hidup kita, saat sudah dewasa atau hidup masing-masing perannya memang sudah tak lagi terasa, tapi ketika masih sama-sama masih anak-anak perannya sangat terasa. Kakak Yang Baik Pasti Akan Menjadi Teladan Yang Baik Untuk Adik-Adiknya, Bersyukurlah Dan Jagalah Hubungan Persaudaraanmu Kakak y...
Komentar
Posting Komentar